Jumat, 26 Juni 2015

Serba Serbi GGK



Manfaat Cuci Darah untuk Gagal Ginjal
 

     Berikut saya akan mencoba menampilkan artikel (yang saya sadur dari artikel dr Michael 25 Juni 2015 : http://penampilanitupenting.com/2015/06/23/cuci-darah/#comment-86 ), dan saya tambahkan dengan informasi keseharian saya sebagai penderita GGK (Gagal Ginjal Kronis) yang harus cuci darah 2 kali seminggu.

Tujuan saya menampilkan artikel ini adalah, agar kita para penderita gagal ginjal mendapatkan pengetahuan seputar penyakit kita ini, sehingga dapat selalu menjaga pola hidup sehat bagi pasien Gagal Ginjal.

     Mungkin masih ada yang bingung di antara Anda, apa yang dimaksud dengan cuci darah atau Hemodialisa (disingkat HD) ? Darah kok dicuci sih ??  

     Sepengetahuan saya, ada 2 jenis gagal ginjal, yaitu Gagal Ginjal Akut/GGA (seketika) dan Gagal Ginjal Kronis/GGK (menahun). Pada Gagal Ginjal Akut biasanya dapat disembuhkan, tetapi pada Gagal Ginjal Kronis belum ditemukan kasus adanya pasien yang bisa disembuhkan.

Penyebab dari GGK adalah penyakit menahun, terutama Hypertensi dan Diabetes.


Jika kita mengalami Gagal Ginjal maka ada 3 terapi untuk pengganti ginjal, yaitu:

1.      Cuci darah  (HD)

Membuang sebagian air, dan racun melalui medium mesin hemodialisis, tepatnya dialyzer (alat ginjal buatan).



Saya sedang HD, bersama perawat di RS Hermina-Bekasi
 
 
Dua hal penting kenapa pasien gagal ginjal HARUS melakukan Dialisis adalah:
1. Untuk membuang kelebihan air.
2. Untuk membuang sampah metabolism (ureum, creatinin, asam urat), dan kelebihan elektrolit (Kalium dan Natrium).

 
2.      Dialisis peritoneal (CAPD)

Membuang sebagian air, dan racun melalui medium lapisan perut.

Dialisis Peritoneal (gambar ke dua) : cairan dianeal / cairan bilasan ada di kantong luar dimasukkan ke dalam rongga perut, diganti tiap 3- 4 kali sehari tergantung kebutuhan.
Cairan bilasan yang dimasukkan ke dalam perut  akan didiamkan di dalam perut (untuk menarik kelebihan air, elektrolit , dan racun) selama sekitar 5 jam nanti dibuang lagi untuk diganti cairan dianeal baru.

3.      Transplantasi ginjal
 
 Mencangkokkan ginjal normal dari donor  ke dalam tubuh untuk menggantikan ginjal yang gagal.  Membutuhkan prosedur operasi atau bedah organ dalam.
 
 
Ke tiga hal di atas disebut terapi pengganti ginjal karena prosedur ini dilakukan untuk menggantikan ginjal yang kehilangan fungsinya.


     Bersyukurlah untuk saat ini, Terapi pengganti Ginjal di atas dapat ditanggung oleh BPJS, sehingga pasien tidak perlu terlalu dipusingkan dengan biayanya, tapi dapat lebih berkonsentrasi untuk menjalani pengobatan dengan rutin dan kontinyu.
Bahkan informasi yang saya dapat, transplantasi ginjal yang biayanya mencapai 250-300 juta, juga ditanggung. Hanya saja, secara total biaya transplantasi ginjal dan terapi sesudahnya membutuhkan biaya lebih besar disamping kita harus mencari sendiri ginjal donornya (tidak ada yang menyediakan atau yang menjual).  

Kesimpulannya :   Cuci darah Hanya dilakukan pada pasien yang menderita gagal ginjal pada kondisi tertentu. (Kalau ringan, gagal ginjal stadium awal masih belum perlu).
Dengan prosedur medis yang tepat, maka pasien gagal ginjal dapat hidup dengan normal  dan produktif.


………………………………………………………………………………………………………………………


GAGAL GINJAL


     Jika Definisi gagal jantung adalah :  Jantung kurang mampu menjalankan fungsinya dengan normal yaitu memompa darah , maka definisi gagal ginjal adalah ginjal kurang mampu menjalankan fungsinya secara normal.
Untuk lebih mengetahui mengenai Gagal Ginjal, maka kita harus lebih dahulu mengetahui apa itu FUNGSI GINJAL. Jadi kalau kita sudah tau apa itu fungsi ginjal, maka kita bisa tau apa yang terjadi jika kita, saudara kita, atau keluarga kita mengalami gagal ginjal.

Ginjal adalah organ sekresi yang berbentuk mirip kacang dan terletak di kanan dan kiri pinggang kita.

FUNGSI GINJAL  antara lain:
Mempertahankan/mengatur  keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit, juga hormon.
 
Fungsi ginjal dibagi 2 yaitu : 
A.  Fungsi pembuangan/ Ekskresi
B.  Fungsi Hormonal/ Endokrin


A.    FUNGSI PEMBUANGAN

1.      Ginjal membuang Sisa metabolisme protein (urea, creatinin), asam urat, zat dan  obat-obatan.
 
2.      Ginjal membuang kelebihan elekrolit seperti Kalium dan Natrium.
 
3.      Regulator ( pengaturan) volume cairan tubuh, juga reseptor dari hormon ADH ( Antidiuretik Hormon).
* Bahasanya disederhanakan menjadi : penyerapan air di dalam tubuh dipengaruhi oleh ADH,  yaitu suatu Hormon untuk menahan atau mengatur agar jumlah urine (air seni) yang keluar tidak terlalu banyak.
* Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh suatu kelenjar, dibawa ke aliran darah menuju sel target atau organ target. Setelah itu sel target atau organ target mengenalinya sebagai pesan untuk melakukan fungsi atau tugas tertentu. ( Seperti SMS gitu dech) Reseptor itu seperti penerima sinyal.
* Ginjal akan menyesuaikan volume, berapa cc cairan tubuh yang dibuang dalam bentuk urine. Cardiac output ( atau darah yang dipompa dari jantung ke tubuh) 20-25% nya menuju ke ginjal untuk dibilas. Sebagian besar darah yang menuju ke ginjal diserap kembali masuk ke aliran darah, sebanyak 1 persennya dibuang oleh ginjal  dalam bentuk urine. Ginjal mempunyai kemampuan produksi urine sekitar 1 cc / menit. Jadi 1 hari, sekitar 1,5 liter cairan tubuh dibuang oleh ginjal dalam bentuk urine. Sisanya dibuang oleh pernafasan dan keringat.

4.      Menjaga keseimbangan asam-basa :
Ginjal  menjaga konsentrasi NaHCO3 ( Natrium Bicarbonate)   dengan cara menahan Bicarbonate  dan sekresi (membuang)  H+ ( Asam)


B.    FUNGSI HORMONAL

5.      Produksi hormon Eritropoetin → berpartisipasi dalam proses eritropoesis ( merangsang sumsum tulang untuk membentuk sel-sel darah)
6.      Mengatur tekanan darah  dengan memproduksi hormon Renin
7.      Pembentukan hormon untuk mengaktifkan vitamin D3 (Kalsitriol) → D3 (Kalsitriol) bertugas  mengatur penyerapan kalsium dari makanan yang sangat diperlukan untuk berbagai proses metabolisme tubuh dan pembentukan tulang

 

……………………………………………………………………………………………………………………
 

     Basically, Jika seseorang yang menderita gagal ginjal, maka fungsi ginjal seperti yang di jelaskan di atas akan terganggu.

Untuk memudahkan Anda dalam mengerti tentang gagal ginjal, akan dijelaskan mengenai fungsi ginjal, kemudian APA YANG MENJADI MASALAH JIKA FUNGSI GINJAL TERSEBUT TERGANGGU :


A.   FUNGSI PEMBUANGAN
 
1.      Ginjal membuang sisa metabolisme protein (ureum, creatinin), asam urat dan zat obat-obatan.
Jika terjadi gagal ginjal, maka sisa metabolisme tubuh itu akan menjadi racun/ toxic untuk tubuh, yang dapat mengakibatkan terjadinya Uremic Syndrome: dengan gejala :
1.  Mual, muntah, anoreksia (tidak mau/ tidak bisa makan),
2.  Halitosis (bau mulut) seperti bau urine.
3.  Perdarahan saluran cerna, bisa muntah darah, BAB berdarah, gangguan saluran cerna.
4.  Nyeri ulu hati/ sakit maag.
5.  Uremic frost (racun uremic menuju ke permukaan kulit,  timbul kelainan kulit, bentuknya bisa seperti jerawat kering.
6. Memudahkan terjadi HUS (hemolytic uremic syndrome) sel darah bisa pecah sebelum waktunya,  berakibat pasien anemia atau hiperkalemia (karena kalium keluar saat sel darah pecah),
7. Yang paling sering terjadi adalah penurunan kesadaran, pusing dan kejang.

     Asam urat yang tidak bisa dibuang, mengakibatkan penumpukan asam urat, atau hiperuricemia. Secara  struktur bentuknya seperti kristal, dan biasanya mengendap di persendian kaki. mengakibatkan ngilu atau nyeri pada kaki, bengkak pada kaki. 

     Kadar obat-obatan di dalam tubuh tidak bisa dibuang sempurna oleh ginjal. Maka beberapa efek samping obat menjadi berlebih. Karena itu ada beberapa obat yang dilarang diberikan ke pasien gagal ginjal, juga ada beberapa obat yang dosisnya dikurangi.

     Karena ginjal sudah tidak berfungsi, makanya dibutuhkan Cuci Darah (Hemodialisa) untuk membuang sisa protein, asam urat dan sisa obat-obatan di atas agar tidak menjadi racun/toxic bagi tubuh kita.

Segera setelah kita cuci darah, maka kadar zat di atas akan menjadi normal kembali.

 
2.      Ginjal membuang kelebihan elekrolit seperti Kalium, Fosfat dan Natrium
 
     Menurut saya kelebihan elektrolit dalam tubuh ini SANGAT MEMPENGARUHI MAKANAN APA YANG BOLEH DAN TIDAK BAGI PENDERITA GAGAL GINJAL. Sebab makanan adalah penyumbang paling besar Kalium, Fosfat dan Natrium dalam tubuh manusia.
Sedangkan ginjal sudah tidak mampu lagi membuang zat2 tersebut, sehingga menumpuk (melebihi batas normal) dan mengakibatkan berbagai efek/penyakit lain.

     Jadi, kalau ditanyakan makanan apakah yang boleh atau tidak boleh bagi penderita GGK, maka jawabannya adalah tergantung kadar Kalium, Fosfat dan Natrium dalam tubuh pasien masing-masing.
Bagaimana kita mengetahui kadar Kalium, Fosfat dan Natrium dalam tubuh ?? Caranya adalah dengan pemeriksaan darah di lab secara rutin (sebulan sekali).


Kelebihan Kalium :  

     Jika terjadi gagal ginjal, maka pasien mengalami kecenderungan untuk terjadi kelebihan kalium/ Hiperkalemia.  Resiko dari Hiperkalemia adalah Irregular pulse/ nadi tidak teratur. Jika berat maka dapat terjadi Cardiac arrest atau henti jantung.

     Itulah mengapa pasien GGK tidak boleh makan buah2 an berlebih, sebab makanan tinggi kalium terdapat pada sayur dan buah : seperti alpukat, asparagus, buah bit, kacang polong kering, kentang, ubi, labu, tomat, pisang, melon, aprikot, buah-buahan yang dikeringkan / manisan, jeruk sitrun, pepaya, kacang-kacangan, coklat, jus, susu dan yoghurt.

     Buah2 an yang masih dapat ditolerir untuk dimakan pasien GGK adalah buah pepaya. Sebab : walaupun buah pepaya mengandung kadar Kalium sedang, tapi juga mengandung enzim Papain yang sangat bagus bagi pencernaan.
Sebab, akibat pola makannya, pasien GGK biasanya mengalami masalah dengan BAB (mengeras), itulah sebabnya dibolehkan makan pepaya., walaupun tetap tidak boleh banyak2.

 Kalium pada darah dapat terbuang saat HD.

Kelebihan Fosfat :

     Dapat terjadi penimbunan Fosfat atau Hiperfosfatemia, Jika fosfat berlebih akan mengurangi level kalsium dalam darah, karena mereka membentuk ikatan.  Jika level Calcium dalam darah berkurang, maka tubuh melakukan kompensasi dengan melakukan pelepasan lebih banyak hormon paratiroid (PTH). Hormon ini akan mencari cadangan kalsium dalam tubuh untuk meningkatkan kadar kalsium darah , target utama ambilan kalsium adalah tulang.

     Sehingga jika kalsium diambil terus menerus dari tulang, maka akan menggangu kepadatan dan struktur tulang. Akibatnya adalah timbul segala manifestasi kelainan tulang yang dikenal dengan nama osteodistofi ginjal (tulang menjadi keropos),  Ambilan kalsium ini bersifat sukar larut dan dapat tertimbun pada persendian yang mengakibatkan sendi menjadi kaku,  juga dapat tertimbun dalam pembuluh darah yang berakibat  menimbulkan sumbatan dengan manifestasi serangan jantung atau stroke. Kelainan tulang ini biasa terjadi pada pasien GGK di atas 3 tahun. 
Tanda-tanda yang cepat terlihat dari kelebihan Fosfat adalah : Timbulnya gatal- gatal dan jerawat pada tubuh.

     Itulah sebabnya pasien GGK dilarang mengkonsumsi kacang2 an serta susu atau keju. Makanan tinggi fosfat terdapat dalam produk susu dan keju, kacang-kacangan, gandum, kacang polong kering, dan minuman bersoda.

     Masalahnya adalah, Fosfat ini tidak dapat terbuang saat HD. Sehingga untuk meminimalisasinya adalah diet makanan-makanan di atas, serta selalu mengkonsumsi pengikat Fosfat (Binder Fosfat) saat makan :

Ada 2 jenis BINDER FOSFAT :
1.      Yang mengandung Calcium, umum kita minum : CaCO3, Osteocal, Calos, Lenal Ace.
Kelebihan Lenal Ace dibanding Osteocal dan Calos adalah, Lenal Ace mempunyai tingkat kelarutan yang tinggi sehingga tidak perlu dikunyah, calcium nya juga lebih rendah.
2.      Tidak mengandung Calcium, yaitu Fosrenol (Hanya harganya cukup mahal )

     Jika anda pasien HD, jangan pernah lupa untuk selalu konsumsi obat2an yang diresepkan dokter, sebab jika tidak diminum efeknya akan buruk bagi kita kemudian hari.


Kelebihan Natrium :  

Jika terjadi gagal ginjal, maka Natrium sebagian akan ter retensi ( tertahan) di dalam tubuh, Karena kurang bisa dibuang oleh ginjal.
Akibatnya karena Natrium itu pekat, dia menarik air, terjadi akumulasi atau penimbunan air atau kelebihan cairan di dalam tubuh. Beresiko untuk edema atau bengkak di  tubuh, bisa di kaki (edema kaki), di paru-paru ( lung edema) di rongga perut ( ascites), di rongga orbita (mata), dll.  
Kelebihan cairan ini juga beban untuk jantung, dan pasien mengalami kecenderungan untuk hipertensi.

     Beberapa makanan tinggi natrium yang hendaknya dihindari antara lain garam meja, semua bumbu dengan kandungan garam, daging olahan, makanan beku, makanan kaleng, acar, produk susu, keripik, dan kacang-kacangan. Perhatikanlah label kandungan makanan saat Anda ingin membeli makanan di swalayan.

     Natrium dan air dapat terbuang saat HD. Itu sebabnya pasien yang mengalami kelebihan air/bengkak ataupun sesak nafas (paru-paru terendam), sangat menantikan jadwal HD agar terbebas dari penderitaanya.


3.      Fungsi Ginjal sebagai  Regulator (pengaturan) volume cairan tubuh.

Ginjal mempunyai peran sebagai organ ekskresi atau pembuangan melalui pembentukan urine.

     Jika terjadi gagal ginjal, maka fungsi ginjal sebagai organ pembuangan cairan dalam bentuk urine akan terganggu.  Pasien gagal ginjal akan mempunyai jumlah urine yang sedikit karena terganggunya fungsi ginjal itu. Akibatnya terjadi akumulasi/ kelebihan air di tubuh, yaitu di dalam pembuluh darah( kecenderungan untuk hipertensi, dan beban untuk jantung), dan di luar pembuluh darah ( dapat terjadi bengkak di kaki, mata, paru-paru terisi cairan, Ascites/ cairan di dalam rongga perut, dan lain-lain).  Jadi pasien dapat memiliki gejala seperti hipertensi, nyeri dada, bengkak di kaki, mata, sesak, perut kembung karena cairan, dll.

     Walaupun secara bercanda, kami pasien GGK mengatakan bahwa “tidak bisa pipis” ini ada juga gunanya. Yaitu : Tidak harus ngantri di toilet dan menjadi berkurang hal yang membatalkan wudhu.

 
4.      Menjaga keseimbangan asam-basa :

     Ginjal  menjaga konsentrasi NaHCO3 ( Natrium Bicarbonate)   dengan cara menahan Bicarbonate  dan  sekresi ( membuang)  H+ ( Asam) .
Jika terjadi gagal ginjal maka ginjal mengalami keadaan asidosis metabolik ( keadaan asam di dalam darah), Ditandai hasil lab dengan nilai bicarbonate yang menurun.

GEJALA ASIDOSIS  :
1.      Pernafasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat
2.      Penderita merasakan mual, muntah, sakit perut
3.      Kelelahan, nyeri otot, dan tulang, mengantuk
4.      Sakit kepala, penurunan kesadaran, cemas, kebingungan
5.      Nyeri dada, jantung berdebar
6.      Pada keadaan berat, pasien bisa mengalami syok, koma, bahkan kematian.

     Untuk itu kita pasien GGK wajib selalu mengkonsumsi BICNAT, yang bersifat basa. Agar gejala Asidosis di atas tidak terjadi pada diri kita.


B.   FUNGSI ENDOKRIN (HORMONAL)

5.      Produksi hormon Eritropoetin (EPO) :

     Berpartisipasi dalam proses eritropoesis ( merangsang sumsum tulang untuk membentuk sel-sel darah.
Jika terjadi gagal ginjal, maka ginjal kurang mampu memproduksi Hormon eritropoetin, sehingga pembentukan sel-sel darah akan terganggu → berakibat pada anemia( keadaan kekurangan sel-sel darah merah).

Bahan-bahan pembentuk sel darah merah :
1.      Hormon Eritropoetin
2.      Vit B 12
3.      Suplement iron/ besi
4.      Asam Folat
5.      Protein, sebagai zat anabolic ( zat pembangun).

Itulah sebabnya pasien GGK kadar HB nya (Haemoglobin) cenderung rendah. Kadar HB normal adalah > 12. Jika HB di bawah normal, maka harus dilakukan Terapi Epo.

     Jika pasien GGK HBnya telah mencapai 6, maka harus dilakukan transfusi untuk menaikkan HB secara cepat. Untuk terapi, diberi suntikan Fenofer (Zat besi/Fe) / kadang disebut cairan kopi, sebagai bahan dasar pembentukan HB, kemudian diberi suntikan Hemapoo (Hormon Alfa) untuk menaikkan HB. Jika HB sudah mencapai 9-11 maka untuk terapi hanya diperlukan suntikan Recormon (Hormon Beta) untuk menjaga kadar HB.
Pada pasien GGK, selalu diberikan obat ASAM FOLAT yang diberikan sebagai bahan pembentuk sel darah merah.
 
6.      Mengatur tekanan darah  dengan memproduksi hormon Renin

Jika terjadi gagal ginjal maka hormon renin ini akan mudah teraktivasi yang berakibat pasien mempunyai kecenderungan untuk Hipertensi.

Saya akan memakai bahasa yang gampang dipahami, Supaya kita mendapat informasi :
Karena gagal ginjal, maka laju filtrasi/bilasan ginjal berkurang, Ginjal dapat merasa kenapa aliran darah ke dia berkurang. “ Jangan- jangan tubuh kekurangan cairan, pikirnya”.
Karena itu ginjal melakukan kompensasi untuk meningkatkan aliran darah dengan cara memproduksi Hormon Renin.

Berikut urutannya :
-  Hormon Renin teraktivasi berakibat pada perubahan Angiotensinogen dari organ hati menjadi Angiotensin 1.
-  Angiotensin 1 berubah menjadi Angiotensin 2 oleh hormon angiotensin Converting enzym( ACE) yang diproduksi paru-paru,
-  Angiotensin 2 memberi efek Vasokontriksi/ mempersempit  pembuluh darah,  jadi tekanannya lebih besar → Hipertensi
-  Angiotensin 2 merangsang hormon Aldosteron di kelenjar suprarenal( kelenjar yang terletak di atas ginjal).
-  Hormon Aldosteron ini bersifat menarik Natrium. Karena Natrium itu pekat, dia menarik air, sehingga terjadi akumulasi air yang berakibat naiknya tekanan darah/ Hipertensi.
 
     Kompensasi dari ginjal untuk meningkatkan aliran darah/ perfusi ke arahnya juga dengan cara saluran ginjal itu berespon terhadap Hormon Antidiuretik( hormon untuk menahan/ mengurangi air kencing) sehingga menghemat air/ mengurangi jumlah air yang keluar dalam bentuk urine.
 
Jadi pasien gagal ginjal mempunyai kecenderungan untuk hipertensi, Karena:
1.      Hormon renin mudah teraktivasi
2.      Retensi Natrium/ Garam , akibat kurang mampu dibuang oleh ginjal
3.      Kelebihan cairan di dalam pembuluh darah, karena produksi urine berkurang

7.      Pembentukan hormon untuk mengaktifkan vitamin D3 (Kalsitriol) 

     D3 (Kalsitrol) Bertugas  mengatur penyerapan kalsium dari makanan yang sangat diperlukan untuk berbagai proses metabolisme tubuh dan pembentukan tulang.

Jika terjadi gagal ginjal, maka akivasi vit D dalam bentuk D3 (kalsitriol) terganggu. Berakibat terganggunya penyerapan kalsium dalam makanan, sehingga level kalsium dalam darah berkurang.
Diperburuk oleh hiperfosfatemia, karena kelebihan Fosfat,  . Ujung- ujungnya terjadi Osteodistrofi Renal.
Vitamin D3 aktif dapat kita peroleh dari sinar matahari pagi/sore. Untuk itu diharapkan pasien GGK dapat berjemur di sinar matahari pagi (Pukul 09.00) atau sore (Pukul 16.00) selama lebih kurang 15 menit.

……………………………………………………………………………………………………………………

 

     Jadi apa yang dilakukan oleh Perawat Hemodialisa, Dokter Hemodialisa, Dokter Nefrologist atau Spesialis Ginjal , di ruangan cuci darah ??

Melalui mesin Hemodialisa, kita bisa :
 1.      Membuang kelebihan air dari tubuh pasien men-setting jumlah tarikan air (Ultrafiltration Goal)   — melalui proses ultrafiltrasi : Perpindahan solvent/ pelarut/ Air dari tekanan yang tinggi ke tekanan yang rendah.
2.      Membuang kelebihan racun/ sampah metabolisme( seperti ureum, creatinin, asam urat), juga membuang kelebihan elektrolit ( seperti kalium, fosfat)—melalui proses difusi : Perpindahan bahan-bahan terlarut ( ureum, creatinin, elektrolit, dsb) dari konsenstrasi tinggi ke konsentrasi rendah

Selain itu, pasien cuci darah akan diberikan obat-obatan seperti :
1.      Obat-obatan anti Hipertensi
2.      Suplement zat besi, vitamin, dan asam folat
3.      Suplement Calcium atau fosrenol (penyerap fosfat)
4.      Injeksi Hormon Eritropoetin

      Jika pasien mengalami komplikasi, sakit, atau infeksi maka diberikan pelayanan medis oleh dokter hemodialisa, Jika kasusnya lebih berat, maka akan dirujuk atau dikonsultasi ke dokter nefrologist, atau dokter specialist lain sesuai kompetensinya masing-masing.
Setiap bulan dilakukan pemeriksaan laboratorium rutin pre dan post HD


Anjuran untuk pasien yang menjalani pelayanan Hemodialisa secara reguler atau tetap :
 
1.      Untuk Suplement protein, pasien hemodialisa juga diharuskan untuk makan diet TINGGI  protein, seperti daging, telur, ikan. kira-kira 2 kali lipat jumlahnya dari orang biasa. Sebab saat HD, nutrisi di dalam tubuh juga ikut tercuci. Makanan tinggi protein juga sangat dibutuhkan untuk menaikkan Hb.

2.      Minuman kaleng dilarang dech apalagi minuman bersoda. karena banyak mengandung fosfat, dan kalium

3.      Rokok, alkohol jelas dilarang. Hindari makan asin atau garam (Beresiko hipertensi dan bengkak di tubuh)

4.      Buah-buahan dan sayuran boleh, tapi jumlahnya dibatasi. kira-kira paling banyak ukurannya 1 butir buah apel.
Sirsak menurut penelitian paling bagus dikonsumsi oleh penderita gagal ginjal, dan satu-satunya buah yang boleh di juice 100 cc/ hari. dipercaya mengurangi toxic atau racun. Buah yang lain sebaiknya jangan di Juice karena dapat meningkatkan nilai Kalium 2 kali lipat.
Satu-satunya buah yang sama sekali tidak boleh dikonsumsi oleh pasien gagal ginjal adalah belimbing, karena mempunyai sifat neurotoxic ( racun untuk saraf), yang bagi orang lain yang sehat tidak masalah karena zat neurotoxic ini akan terbuang bersama dengan urine, tapi bagi pasien gagal ginjal, zat ini akan tertahan sehingga dapat menyebabkan kejang-kejang.

5.      Jumlah air yang boleh diminum adalah :
Jumlah urine yang keluar selama 24 jam ( tampung dulu ya, agar bisa dihitung) + keringat dan nafas (kira-kira 500 cc).

Cara menghitung urine output 24 jam :
Misal hari sabtu : Pagi bangun tidur --> kencing dibuang dulu setelah itu tampung, tampung, tampung  sampai…….  Minggu : Pagi  bangun tidur, tampung sekali lagi yang terakhir.
Jika urine output 24 jam = 500 cc,  berarti ditambah keringat + nafas ( 500 cc)  =  500cc + 500 cc= 1000 cc
Jumlah maksimal yang boleh diminum pasien gagal ginjal adalah sebesar 1000 cc = 1 liter.

6.      Hemodialisa teratur,  Jangan Absen dengan alasan apapun
7.      Harus patuh berobat, dan mengikuti petunjuk dari tim medis Hemodialisa
8.      Banyak berdoa (Manusia hanya bisa berusaha, tapi semuanya Tuhan yang menentukan).

Demikian berbagai hal pengetahuan seputar GGK, semoga bermanfaat bagi kita semua. Knowledge is Power --> Ilmu Pengetahuan adalah kekuatan bagi kita......  

 

 

 




 

13 komentar:

  1. wah lengkap sekali sharenya. menambah pengetahuan

    BalasHapus
  2. Keren lenkap banget informasinya
    Salam sehat dari saya pasien ggk rst.soedjono magelang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 mas Andri Andrea....
      Semoga bisa menambah pengetahuan kita sesama pasien GGK.
      Salam juga, saya HDnya di RS Hermina Bekasi...

      Hapus
  3. Ad kan penurunan berat badan bapak saat di hd,
    Apa yg bapak rasakan setelah di hd.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah HD, berat badan kita pasti turun, karena air yang berlebih ditubuh dibuang saat HD.
      Usahakan setelah HD, berat badan kita mencapai Berat Kering (BK)... yaitu berat di mana air di tubuh tidak berlebih dan kita merasa nyaman.
      Saya selalu berusaha setelah HD berat saya mencapai berat kering. Jika memang mencapai, maka badan terasa enak dan ringan. Tidak cepat capek dan sesak nafas.... penyakit2 lainpun jarang datang.
      Tapi jika tidak tercapai.... berarti hutang air di dalam tubuh, yang mengakibatkan gampang capek dan sesak nafas... minum sedikit tubuh sudah terasa tidak karuan....

      Hapus
  4. Salam kenal bang cecep....saya sangat berterimakasi setelah membaca artikel bang cecep...akhirny suami saya mao cuci darah..suami saya gagal ginjal stadium 5...n dirawat dirmh sakit hermina bekasi...sekarang sedang pemasangan CDL hari ini ...tadinya suami saya tdk mao cuci darah setelah saya perlihatkan artikel bang cecep akhirny suami saya memutuskan untuk cuci darah

    BalasHapus
  5. Makasih bgt bro info nya, sangat bermanfaat buat saya. hehe

    Yang lagi nyari kerjaan, Jangan Lupa mampir ke blog Lowongan Kerja Terbaru : http://expocpnsbumn.blogspot.co.id/ 
    Yuk ngaji bareng Muslim Sensei

    BalasHapus
  6. Kalau saudara punya penyakit gagal ginjal dan sudah brobat ke be berapa rumah sakit tapi tidak ada perubahan dan tak kunjung membaik, saya sarankan Coba lah konsultasi dan brobat dengan pengobatan trpadu ah 9779...
    Saya berani merekomendasikan ini karna saya Jura brobat ke sini... Sudah konsultasi langsung dan bahkan yang konsultasi itu adik saya langsung yang juga seorang dokter.
    Waktu itu saya di Minta datang langsung. Tapi saya tidak bisa karna faktor biaya prjalanan Juga cukup jauh.
    Akhirnya saya hanya minta pesan obat yg paling bagus Saja agar saya bisa lekas sembuh. Karna konon dari info yang di berikan teman saya di Jakarta bahwa ada teman Satu penempatan nya di Koramil sudah sembuh dari gagal ginjal yang dahulu nya harus rutin cuci darah 4x sebulan Sekarang sudah Lepas cuci darah dan sudah sembuh.
    Jadi cobalah berobat dengan beliau...karna pengobatan nya bagus dan tidak melanggar aturan RAMAH SAKIT. Saya sudah transfer dan ALHAMDULILLAH obat nya sudah di Kirim.
    Saya jamin demi allah beliau orang nya amanah Kalau ragu bisa datang langsung ketemu langsung.
    Ini no Hp nya dan wa beliau.
    0822-9423-8289.
    Dengan bapak yusuf ikhwan ah 9779.

    BalasHapus
  7. Terimakasih, banyak masukan yg diambil. Ayah saya sudah 4tahun hemodialisa

    BalasHapus
  8. Terima kasih... 4 tahun adalah waktu yg cukup lama utk mengetahui kondisi tubuh kita sendiri.... Tinggal menambah ilmu pengetahuan tentang penyakit kita, agar dapat mengerti apa yg sedang terjadi....

    BalasHapus